Lima belas tahun yang lalu, saat melawan pemecatan yang tidak adil, ayahnya mengakhiri hidupnya sendiri di tengah sikap dingin dan tak peduli dari sebuah konglomerat raksasa. Bahkan sebelum keterkejutan itu mereda, adik perempuannya menghilang tanpa jejak. Dihantam tragedi demi tragedi, kedua orang tuanya pun akhirnya meninggal dunia, meninggalkan Do-jun seorang diri. Sejak hari ketika segalanya direnggut darinya, Do-jun hidup hanya untuk dua hal: balas dendam dan kebenaran. Ia menyadari bahwa tanpa berdiri di pusat kekuasaan, ia tak akan bisa mengubah apa pun. Dengan satu tujuan tunggal ‘menjadi seorang politikus’. Ia menahan kesepian selama bertahun-tahun. Akhirnya, pada hari ia menggenggam ijazah kelulusannya, ia bersumpah di hadapan guci abu orang tuanya. "Aku akan menemukan Yuri apa pun yang terjadi, dan membawanya pulang." "Dan para bajingan itu… akan kubuat mereka menangis dengan air mata darah." Malam itu juga, Do-jun untuk pertama kalinya mengalami ‘mimpi yang dapat melihat masa depan’ sebuah firasat yang terlalu nyata untuk dianggap sekadar kebetulan. Dan mimpi itu menjadi pertanda jalan politik yang kejam, yang telah ditakdirkan untuk ia lalui.
Foresighting Politician The Politician Who Can See the Future
Bookmark
Followed by 25 people
Terakhir Anda Baca
Chapter Foresighting Politician The Politician Who Can See the Future
-
Chapter 1 April 10, 2026
-
Chapter 2 April 10, 2026
-
Chapter 3 April 10, 2026
-
Chapter 4 April 10, 2026
-
Chapter 5 April 10, 2026
-
Chapter 6 April 10, 2026
-
Chapter 7 April 10, 2026
-
Chapter 8 April 10, 2026
-
Chapter 9 April 10, 2026
-
Chapter 10 April 10, 2026
-
Chapter 11 April 10, 2026
-
Chapter 12 April 10, 2026
-
Chapter 13 April 10, 2026
-
Chapter 14 April 10, 2026
-
Chapter 15 April 10, 2026
-
Chapter 16 April 10, 2026
-
Chapter 17 April 10, 2026
-
Chapter 18 April 10, 2026
-
Chapter 19 April 10, 2026
-
Chapter 20 April 10, 2026
-
Chapter 21 April 10, 2026
-
Chapter 22 April 10, 2026
-
Chapter 23 April 10, 2026
-
Chapter 24 April 10, 2026
-
Chapter 25 April 13, 2026